09 April 2010

Mengelola kelas dengan facebook

Mungkinkah facebook digunakan sebagai media untuk membantu pembelajaran? Kalau dari fitur-fitur yang tersedia, sepertinya memang bisa. Facebook dilengkapi dengan beragam aplikasi, yang sebenarnya bisa digunakan lebih dari sekadar untuk kesenangan.

Tapi sebagian dari kita masih memandang Internet sekadar ajang mencari kesenangan (hiburan). Mindset inilah justru yang mungkin menyebabkan penggunaan facebook untuk media pembelajaran menjadi kontraproduktif. Bukannya menjawab soal-soal kuis melalui facebook, mahasiswa justru sibuk sendiri dengan mainannya masing-masing. Karena belajar dengan alat bantu teknologi belum membudaya, bisa-bisa saya juga dianggap kegenitan, karena mengarahkan mahasiswa untuk buka facebook bareng-bareng.

Tapi benarkah facebook bisa mendukung pengelolaan kelas? Atau bahkan untuk mengelola e-learning?

Salah satu aplikasi dasar yang cukup mendukung adalah group. Group di facebook telah dilengkapi forum, link sharing, notes, events, dan fitur-fitur interaktif lainnya, sehingga mungkin dapat dirancang sebagai semacam “kelas”. Kalau dosennya lebih narsis lagi, group juga bisa digunakan untuk fodcasting, sehingga penyampaian materi bisa disajikan melalui video/audio yang diupload.

Soal kuis dikirim secara massal melalui fasilitas messaging. Dengan adanya layanan file sharing seperti Google Docs, pengumpulan tugas pun bisa dilakukan melalui Internet. Layanan-layanan lainnya di luar facebook juga ada yang bisa memfasilitasi e-quiz; mahasiswa menjawab kuis interaktif, submit, score-nya langsung keluar dan otomatis terkirim ke dosen.

Hm, bisa jadi kita tak perlu lagi berada di kelas setiap minggu. Cukup buka facebook saja…

No comments:

Post a Comment