17 April 2016

Jumlah tercatat: definisi menurut PSAK 13

daftar istilah akuntansi

Jumlah tercatat adalah jumlah suatu aset diakui dalam laporan posisi keuangan.

Sumber: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 13 Properti Investasi, paragraf 5 (PSAK 13.5)

Carrying amount is the amount at which an asset is recognised in the statement of financial position.

Sources: International Accounting Standard 40 Investment Property, paragraph 5 (IAS 40.5)

Penjelasan tambahan.

Dalam menentukan jumlah tercatat properti investasi dalam model nilai wajar, entitas tidak melakukan penghitungan ganda atas aset atau liabilitas yang diakui sebagai aset atau liabilitas terpisah. Sebagai contoh,

  1. peralatan sepetti lift atau pendingin ruangan sering menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari bangunan dan biasanya dimasukkan dalam nilai wajar properti investasi, bukan diakui secara terpisah sebagai aset tetap.
  2. jika kantor disewakan termasuk dengan furnitur, nilai wajar kantor secara umum memasukkan nilai wajar furnitur karena penghasilan rental juga terkait dengan furnitur kantor. Jika furnitur termasuk dalam nilai wajar properti investasi, maka entitas tidak mengakui furnitur tersebut sebagai aset terpisah.
  3. nilai wajar properti investasi tidak termasuk penghasilan sewa operasi dibayar dimuka atau telah terakru karena entitas mengakuinya secara terpisah sebagai aset atau liabilitas.
  4. nilai wajar properti investasi yang dimiliki dalam suatu sewa mencerminkan arus kas yang diharapkan (termasuk rental kontinjen yang diperkirakan menjadi terutang). Sejalan dengan hal tersebut, jika penilaian yang diperoleh atas properti merupakan nilai neto dari keseluruhan pembayaran yang diperkirakan akan dilakukan, maka perlu untuk menambahkan kembali liabilitas sewa yang diakui, dalam rangka menentukan jumlah tercatat properti investasi yang menggunakan model nilai wajar.

No comments:

Post a Comment