25 May 2010

Konversi dari metode biaya ke metode ekuitas – ringkasan

Metode ekuitas (equity method) hanya diterapkan sebagai perlakuan akuntansi untuk investasi di perusahaan asosiasi (associates) ketika investor menyusun laporan keuangan pada level entitas ekonomi—laporan keuangan konsolidasi, jika investor juga adalah perusahaan induk yang mengendalikan perusahaan anak (subsidiary) lainnya.

Dalam laporan keuangan terpisah—level entitas hokum, investor mengakuntansikan investasinya di perusahaan asosiasi dengan metode kos (cost method) atau sebagai instrument keuangan menurut IAS 39.

Dividend an distribusi lainnya kepada pemilik dianggap sebagai pembayaran laba yang telah diakui oleh investor secara akrual ketika asosiasi melaporkan laba bersih di laporan keuangannya secara terpisah. Ayat jurnal akuntansi ekuitas akan mengeliminasi (mendebit) dividen yang diakui sebagai penghasilan di laporan keuangan terpisah investor dan mengurangi (mengkredit) akun investasi di perusahaan asosiasi.

Dengan kata lain, dividen dari perusahaan asosiasi direklasifikasi dari laporan laba-rugi (penghasilan) ke neraca (mengurangi bagian investor atas asset netto perusahaan asosiasi).

Saldo-saldo resiprokal antar-entitas di dalam kelompok usaha (intragroup balances) tidak dieliminasi. Metode ekuitas tidak menggabungkan unsur-unsur individual laporan keuangan, sehingga saldo-saldo resiprokal tidak perlu dihilangkan.

Akun investasi di perusahaan asosiasi juga tidak dieliminasi. Akun investasi akan mencakup:

  1. Goodwill yang implisit pada saat akuisisi dikurangi penurunan nilai yang telah terjadi;
  2. Bagian investor atas nilai wajar asset netto yang teridentifikasi;
  3. Bagian investor atas perubahan laba ditahan pasca-akuisisi dan perubahan ekuitas lainnya;
  4. Realisasi laba melalui dividen.

Untuk mengecek keakuratan saldo investasi pada akhir periode, saldo tersebut harus sama dengan penjumlahan dari unsur-unsur berikut:

  1. Persentase kepentingan investor × (nilai buku asset netto -/+ laba/rugi belum direalisasi;
  2. Persentase kepentingan investor × (sisa selisih nilai wajar yang belum diamortisasi);
  3. Bagian investor atas goodwill yang implisit saat akuisisi dikurangi rugi penurunan nilainya.

Goodwill tidak diuji penurunan nilainya sebagai asset terpisah. Uji penurunan nilai (impairment test) dilakukan atas investasi secara keseluruhan. Caranya, jumlah tercatat (carrying amount) investasi dibandingkan dengan jumlah yang dapat dipulihkan (recoverable amount). Jumlah yang dapat dipulihkan dari investasi adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai penggunaan (value in use) atau nilai wajar dikurangi kos untuk menjualnya.

Rugi penurunan nilai (impairment losses) mengurangi (dikredit ke akun) investasi, dan bias terkait dengan nilai buku asset netto perusahaan asosiasi, selisih nilai buku – nilai wajar, atau goodwill.

Untuk transfer asset antara investor dengan asosiasi, baik penjualan ke atas (upstream sales) maupun penjualan ke bawah (downstream sales), investor mengakui laba hanya sebesar yang tidak terkait dengan kepentingannya di perusahaan asosiasi. Bagian investor atas laba yang berasal dari transfer asset dengan asosiasi akan dieliminasi.

Ilustrasi:

Download: (PDF, 269KB)

No comments:

Post a Comment