25 December 2015

Penghasilan komprehensif lain: definisi menurut PSAK 1/IAS 1

Penghasilan komprehensif lain berisi pos-pos penghasilan dan beban (termasuk penyesuaian reklasifikasi) yang tidak diakui dalam laba-rugi sebagaimana disyaratkan atau diizinkan oleh SAK.

Komponen penghasilan komprehensif lain mencakup:

  1. perubahan dalam surplus revaluasi (lihat PSAK 16 Aset Tetap dan PSAK 19 Aset Takberwujud);
  2. pengukuran kembali program imbalan pasti (lihat PSAK 24 Imbalan Kerja);
  3. keuntungan dan kerugian yang timbul dari penjabaran laporan keuangan dari kegiatan usaha luar negeri (lihat PSAK 10 Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing);
  4. keuntungan dan kerugian dari pengukuran kembali aset keuangan sebagai 'tersedia untuk dijual' (lihat PSAK 55 Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran);
  5. bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas (lihat PSAK 55).

Sumber: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 1 (PSAK 1) Penyajian Laporan Keuangan, paragraf 7.

Other comprehensive income is items of income and expense (including reclassification adjustments) that are not recognised in profit or loss as required or permitted by other IFRSs.

The components of other comprehensive income include:

  1. changes in revaluation surplus (see IAS 16 Property, Plant and Equipment and IAS 38 Intangible Assets);
  2. remeasurements of defined benefit plans (see IAS 19 Employee Benefits);
  3. gains and losses arising from translating the financial statements of a foreign operation (see IAS 21 The Effects of Changes in Foreign Exchange Rates);
  4. gains and losses on remeasuring available-for-sale financial assets (see IAS 39 Financial Instruments: Recognition and Measurement);
  5. the effective portion of gains and losses on hedging instruments in a cash flow hedge (see IAS 39).

Source: International Accounting Standard 1 (IAS 1) Presentation of Financial Statements, paragraph 7.

No comments:

Post a Comment