Featured Post

Brevet Pajak Online Unsoed

Image
Brevet Pajak Online Unsoed dibuka untuk 25 peserta setiap kelas. Informasi lebih lanjut hubungi Reva (0858-8579-8331) atau Ida (0821-3378-9932) - WA/call/SMS. Pendaftaran dibuka sepanjang waktu.
DAFTAR ONLINE SEKARANG!

Brevet Pajak Unsoed Reguler akan kembali dilaksanakan setelah situasi dan kondisi memungkinkan.Kunjungi dan ikuti Brevet Pajak Unsoed Purwokerto di Facebook dan Instagram untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai pendaftaran, acara, dan aktivitas kami Pengertian brevet pajak UnsoedBrevet Konsultan Pajak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, selanjutnya disebut brevet pajak Unsoed, adalah program kursus/pelatihan pajak yang diselenggarakan oleh Laboratorium Pengembangan Akuntansi Unsoed dengan mengacu kepada SK Rektor Unsoed No. KEPT.276/UN23/PP.08.00/2017, sebagai salah satu unit layanan yang berada di lingkungan FEB Unsoed. Hingga saat ini (awal 2018), brevet pajak Unsoed telah diselenggarakan sebanyak 64 angkatan dengan ribuan alumni yang terseba…

Dimensions of moral philosopies – dimensi filsafat moral

Tulisan ini adalah bagian dari studi pustaka saya tentang rerangka penelitian etika bisnis. Dimensi filsafat moral merupakan salah satu dari tiga rerangka yang lazim digunakan dalam penelitian bisnis: (1) dimensi filsafat moral, (2) sistem nilai etis, dan (3) perkembangan moral kognitif (Charlson & Kacmar, 1997).

Menurut rerangka filsafat moral (moral philosophies), pertimbangan etis (ethical judgment) tergantung kepada keyakinan individu. Keyakinan individu inilah yang dimaksud dengan filsafat moral dalam pendekatan ini.

Dalam kaitannya dengan ada atau tidaknya aturan moral (moral rules) yang bersifat universal, filsafat moral dapat dibedakan menjadi dua: absolutisme dan relativisme (relativism-absolutism dimension).

Absolutisme memandang “apa yang dianggap semestinya” dan “apa yang diinginkan” memiliki makna yang abadi dan universal. Sementara itu, relativisme memandang “apa yang dianggap semestinya” dan “apa yang diinginkan” sangat tergantung kepada waktu, tempat, dan situasi-situasi konkret.

Dimensi filsafat moral lainnya adalah idealisme-pragmatisme. Seseorang yang menganut filsafat idealisme meyakini bahwa hasil akhir (outcome) yang baik akan secara automatis diakibatkan oleh perilaku yang baik. Sebaliknya, penganut pragmatisme meragukan keyakinan tersebut.

Dengan rerangka tersebut, peneliti etika bisnis mengevaluasi sikap sadar manusia terhadap perilaku etis dengan cara mengkategorikan mereka menurut filsafat moral masing-masing.

Comments

Popular posts from this blog

Download PSAK terbaru | PDF | exposure draft

Contoh jurnal dan laporan keuangan perusahaan jasa

Contoh jurnal penjualan dan pertukaran aktiva tetap