Featured Post

Brevet Pajak Online Unsoed

Image
Brevet Pajak Online Unsoed dibuka untuk 25 peserta setiap kelas. Informasi lebih lanjut hubungi Reva (0858-8579-8331) atau Ida (0821-3378-9932) - WA/call/SMS. Pendaftaran dibuka sepanjang waktu.
DAFTAR ONLINE SEKARANG!

Brevet Pajak Unsoed Reguler akan kembali dilaksanakan setelah situasi dan kondisi memungkinkan.Kunjungi dan ikuti Brevet Pajak Unsoed Purwokerto di Facebook dan Instagram untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai pendaftaran, acara, dan aktivitas kami Pengertian brevet pajak UnsoedBrevet Konsultan Pajak Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, selanjutnya disebut brevet pajak Unsoed, adalah program kursus/pelatihan pajak yang diselenggarakan oleh Laboratorium Pengembangan Akuntansi Unsoed dengan mengacu kepada SK Rektor Unsoed No. KEPT.276/UN23/PP.08.00/2017, sebagai salah satu unit layanan yang berada di lingkungan FEB Unsoed. Hingga saat ini (awal 2018), brevet pajak Unsoed telah diselenggarakan sebanyak 64 angkatan dengan ribuan alumni yang terseba…

Rule-based versus principle-based accounting

Sebagian orang Amerika Serikat, akuntan dan pembuat kebijakan pasar modal di sana (SEC), bersikap resisten terhadap konvergensi standar akuntansi yang berlaku di negara itu (US GAAP) dengan standar akuntansi internasional (IFRS). Selama satu abad, bahkan mungkin lebih, Amerika Serikat memang menjadi rujukan dalam perkembangan profesi akuntansi dunia.

Salah satu argumen dari pihak yang tidak sepakat dengan konvergensi US GAAP dengan IFRS menyatakan, IFRS akan mengakibatkan komparabilitas (daya banding) laporan keuangan menjadi sulit, bahkan mustahil.

Oleh para penyusunnya, IASB, IFRS dirancang untuk menjadi standar akuntansi yang berlaku secara global. Mengingat konteks ekonomi, politik, dan hukum di masing-masing negara berbeda-beda satu sama lain, pengembangan IFRS diklami lebih berbasis prinsip (principle-based). Teori akuntansi yang original diharapkan lebih melandasi standar akuntansi internasional, bukan kebijakan negara atau produk hukum tertentu.

Implikasinya, IFRS memang lebih fleksibel dan memberikan keleluasaan yang lebih besar terhadap akuntan untuk menggunakan pertimbangan profesional (professional judgment). Implikasi inilah yang dijadikan alasan, IFRS justru akan mempersulit komparabilitas laporan keuangan dan menyuburkan manipulasi laporan keuangan. (Baca misalnya, IFRS Will Make Financial Statement Comparison an Impossibility.)

Bandingkan misalnya dengan US GAAP yang sangat ketat. Pertimbangan profesional telah “direduksi” menjadi pohon keputusan (decision tree), dalam kondisi apa harus melakukan apa. Standar akuntansi Amerika Serikat, seperti halnya standar nasional di negara-negara lain, sangat erat terkait dengan konteks ekonomi, sosial, dan hukum yang berlaku. Dengan kata lain, pengembangan standar akuntansi lebih berbasis aturan (rule-based).

Comments

Popular posts from this blog

Download PSAK terbaru | PDF | exposure draft

Contoh jurnal dan laporan keuangan perusahaan jasa

Contoh jurnal penjualan dan pertukaran aktiva tetap