Peristiwa setelah periode pelaporan: definisi menurut PSAK 8

daftar istilah akuntansi
Peristiwa setelah periode pelaporan adalah peristiwa yang terjadi antara akhir periode
pelaporan dan tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, baik peristiwa yang
menguntungkan maupun yang tidak.
Sumber: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 8 Peristiwa Setelah Periode Pelaporan, paragraf 3 (PSAK 8.3)
Events after the reporting period are those events, favourable and
unfavourable, that occur between the end of the reporting period and the
date when the financial statements are authorised for issue.
Sources: International Accounting Standard 10 Events after the Reporting Period, paragraph 3 (IAS 10.3)
Penjelasan tambahan.
Peristiwa-peristiwa setelah periode pelaporan dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  1. peristiwa yang memberikan bukti atas adanya kondisi pada akhir periode pelaporan (peristiwa penyesuai setelah periode pelaporan);
  2. peristiwa yang mengindikasikan timbulnya kondisi setelah periode pelaporan (peristiwa non-penyesuaian setelah periode pelaporan). Peristiwa setelah periode pelaporan meliputi semua peristiwa sampai dengan tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit. Bahkan jika peristiwa itu terjadi setelah pengumuman kepada publik tentang laba atau informasi keuangan tertentu lain (PSAK 8,7)

Comments

Popular posts from this blog

Download PSAK terbaru | PDF | exposure draft

Contoh jurnal dan laporan keuangan perusahaan jasa

Contoh jurnal penjualan dan pertukaran aktiva tetap

Pengertian dan contoh jurnal transaksi penerbitan saham perseroan terbatas

Pengertian dan contoh jurnal utang wesel (wesel bayar)

Neraca: laporan posisi keuangan

Cara menghitung nilai sekarang obligasi

Akuntansi piutang usaha | piutang dagang

Contoh jurnal dan cara menghitung PPh pasal 23

Cara menghitung biaya persediaan FIFO dan HPP dengan Excel