7 langkah cara membuat laporan keuangan konsolidasi

Anda yang sedang belajar akuntansi, dicekoki dengan jargon-jargon IFRS dan PSAK terbaru, barangkali jarang menyadari bahwa IFRS dan SAK itu adalah standar akuntansi yang hanya diwajibkan terutama bagi lembaga keuangan dan perusahaan terbuka. Berapa sih jumlah perusahaan terbuka di Indonesia sampai sedemikian heboh dengan SAK dan IFRS?

Fakta lain yang juga jarang disadari adalah dalam praktik, perseroan terbuka terlibat dalam hubungan afiliasi yang terkadang sangat kompleks, dan laporan keuangan yang disusun sesuai dengan ketentuan SAK adalah laporan keuangan konsolidasi. Ya, laporan tahunan yang di dalamnya mencakup laporan keuangan konsolidasi yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan dipublikasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Karena itulah, jika Anda mantap ingin bekerja di perusahaan multinasional, atau menjadi auditor di kantor akuntan publik besar, belajar IFRS dan SAK jangan separuh jalan. Pahami betul cara membuat laporan keuangan konsolidasi karena ini akan menjadi pekerjaan akhir tahun fiskal yang menuntut skill yang unggul dalam akuntansi.

Artikel ini akan meringkas 7 langkah cara membuat laporan keuangan konsolidasi disertai dengan penjelasan lengkap. Karena luasnya cakupan materi, contoh kasus dan contoh soal laporan keuangan konsolidasi diberikan dalam artikel terpisah.


Ingin mahir menghitung pajak dan mengisi e-SPT?

brevet pajak unsoed purwokerto

Ikuti pelatihan Brevet Pajak Unsoed Purwokerto. Kunjungi halaman kami di Facebook untuk mendapatkan informasi pendaftaran, acara, dan aktivitas kami.


Pengertian laporan keuangan konsolidasi

Apa itu laporan keuangan konsolidasi? Sebelum menjelaskan 7 langkah membuat laporan keuangan konsolidasi, ingatan kita perlu disegarkan kembali terkait pengertian laporan keuangan konsolidasi.

IFRS dan SAK mendefinisikan laporan keuangan konsolidasi adalah “laporan keuangan kelompok usaha (group) yang menyajikan aset (disebut juga aktiva), liabilitas (disebut juga kewajiban), ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas entitas induk dan entitas anak, sebagai satu entitas ekonomi tunggal, meskipun secara hukum entitas induk dan entitas anak adalah badan usaha terpisah.”

Justifikasi atas penyajian laporan keuangan gabungan tersebut adalah substansi ekonomi mengungguli bentuk hukum. Maksud dari substansi mengungguli bentuk adalah bahwa akuntansi lebih menekankan entitas pelapor sebagai entitas yang faktanya secara ekonomi dikendalikan oleh satu tim manajemen tunggal. Laporan keuangan konsolidasi melaporkan entitas ekonomi, bukan badan hukum.

7 langkah cara membuat laporan keuangan konsolidasi

Penting untuk Anda pahami bahwa laporan keuangan konsolidasi disusun dari laporan-laporan keuangan entitas yang tergabung di dalam kelompok usaha (group). Laporan keuangan konsolidasi tidak diringkas dari sistem akuntansi dan pembukuan tersendiri, tidak ada jurnal, buku besar, dan neraca saldo entitas konsolidasi.

Penyusunan laporan keuangan konsolidasi dilakukan dengan menyandingkan laporan-laporan keuangan entitas induk dan entitas anak dalam kertas kerja konsolidasi, bisa menggunakan Microsoft Excel atau software akuntansi khusus yang memfasilitasi penyusunan laporan keuangan konsolidasi, melakukan penyesuaian atas akun-akun tertentu, dan menjumlahkan akun-akun yang sama, sehingga Anda akhirnya mendapatkan saldo-saldo konsolidasi.

Bagian paling sulit dari penyusunan laporan keuangan konsolidasi adalah melakukan penyesuaian dan eliminasi atas saldo akun-akun tertentu yang memang perlu disesuaikan atau dieliminasi. Anda harus memahami sifat transaksi yang diringkas dalam tiap-tiap akun serta menelaah sejarah kombinasi bisnis (penggabungan usaha) tiap-tiap entitas yang akan dikonsolidasikan. Penyesuaian dan eliminasi saldo-saldo juga tidak boleh keliru. Salah pada tahap ini akan mengakibatkan jumlah-jumlah yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasi menjadi tidak bermakna.

Sebagai kerangka dasar bagi Anda untuk menyusun laporan keuangan konsolidasi dengan benar, berikut adalah 7 langkah yang harus Anda ikuti secara berurutan dalam membuat laporan keuangan konsolidasi.

  1. Lakukan penyesuaian dan koreksi atas kesalahan dan kelalaian pencatatan yang mungkin ada dalam laporan keuangan entitas induk dan entitas anak.
  2. Lakukan penyesuaian untuk mengeliminasi laba-rugi antar perusahaan.
  3. Lakukan penyesuaian penyesuaian untuk mengeliminasi penghasilan dan dividen dari entitas anak dan kembalikan saldo akun investasi di entitas anak ke saldo awal periode.
  4. Lakukan penyesuaian untuk mencatat bagian kepentingan non pengendali atas laba dan dividen entitas anak.
  5. Eliminasi saldo resiprokal investment di entitas anak yang semula dilaporkan dalam laporan posisi keuangan entitas induk dan ekuitas yang semula dilaporkan dalam laporan posisi keuangan entitas anak.
  6. Alokasi and amortisasi selisih-selisih nilai nilai wajar (jika ada)
  7. Eliminasi saldo-saldo resiprokal lainnya (utang piutang antar perusahaan, pendapatan dan beban, dan lain-lain).

Meskipun urutan yang berbeda untuk melakukan penyesuaian dan eliminasi bisa saja diterapkan, urutan di atas adalah yang paling logis dan mudah. Anda lebih baik menggunakan urutan tersebut selama belajar cara membuat laporan keuangan konsolidasi.

Artikel ini hanya dimaksudkan sebagai kerangka acuan untuk artikel-artikel lain yang membahas laporan keuangan konsolidasi.


Comments

Popular posts from this blog

Download PSAK terbaru | PDF | exposure draft

Contoh jurnal dan laporan keuangan perusahaan jasa

Neraca: laporan posisi keuangan

Penyusunan dan penetapan APBN dan APBD menurut UU No. 17 Tahun 2003

Nilai wajar (fair value): definisi menurut PSAK 68/IFRS 13

Kekuasaan atas pengelolaan keuangan negara menurut UU No. 17 Tahun 2003

Persamaan dasar akuntansi dan laporan keuangan

Siklus akuntansi: tahap-tahap proses akuntansi

Akuntansi: pengertian, fungsi dan pengguna, serta peran standar akuntansi

Instrumen keuangan (financial instrument): definisi menurut SAK/IFRS