15 January 2016

Mengelola sistem informasi global

sistem informasi manajemen (SIM)

Semakin murahnya biaya komunikasi dan transportasi internasional itu telah menciptakan satu budaya dunia (a world culture) dengan ekspektasi dan norma-normanya yang stabil. Kondisi politik yang stabil serta berkembangnya basis pengetahuan global (global knowledge base) yang dimiliki bersama juga berkontribusi bagi terciptanya budaya dunia. Faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi bagi pasar global, produksi, koordinasi dan distribusi global, serta keekonomian skala global (global economies of scale).


Materi ini adalah bagian dari
modul sistem informasi manajemen (SIM)
yang disusun oleh Warsidi


Apa sajakah faktor-faktor yang mendorong internasionalisasi bisnis?

Kini biaya komunikasi dan transportasi internasional semakin murah. Semakin murahnya biaya komunikasi dan transportasi internasional itu telah menciptakan satu budaya dunia (a world culture) dengan ekspektasi dan norma-normanya yang stabil. Kondisi politik yang stabil serta berkembangnya basis pengetahuan global (global knowledge base) yang dimiliki bersama juga berkontribusi bagi terciptanya budaya dunia. Faktor-faktor tersebut menciptakan kondisi bagi pasar global, produksi, koordinasi dan distribusi global, serta keekonomian skala global (global economies of scale).

 

Apa sajakah alternatif-alternatif strategi pengembangan bisnis global?

Empat strategi dasar internasionalisasi mencakup: (1) domestic exporter, (2) multinational, (3) franchiser, dan (4) transnational. Strategi transnasional (transnational strategy) adalah strategi yang mengkoordinasikan semua faktor produksi pada skala global. Pilihan strategi ditentukan oleh tipe bisnis dan produk.

Strategi perusahaan memiliki keterkaitan dengan desain sistem informasi. Perusahaan yang memilih strategi transnasional harus mengembangkan konfigurasi sistem informasi berbasis jaringan dan harus memperbolehkan desentralisasi dalam pengembangan dan operasi sistem informasi. Franchiser (pemilik hak waralaba) biasanya menduplikasi sistem informasi di banyak negara dan mengadopsi pengendalian keuangan secara sentralistik. Perusahaan yang memilih strategi sebagai perusahaan multinasional mengandalkan pada desentralisasi dan independensi unit-unit operasi luar negeri meskipun sebagian kini sedang mengarah ke pengembangan jaringan. Eksportir biasanya sentralistik di kantor pusat domestik tetapi dengan memperbolehkan desentralisasi sebagian operasi.

 

Apakah tantangan-tantangan sistem informasi global serta solusi manajemen untuk mengatasi tantangan-tantangan sistem informasi global?

Sistem informasi global (global information systems) menghadapi tantangan-tantangan karena perbedaan budaya, politik, dan bahasa memperbesar perbedaan budaya organisasi dan proses bisnis. Perbedaan budaya, politik, dan bahasa juga meningkatkan keterpisahan sistem informasi-sistem informasi lokal sehingga sulit diintegrasikan. Sistem informasi global biasanya berkembang tanpa perencanaan yang disengaja. Perbaikan sistem informasi global yang tumbuh secara natural itu terbatas pada penetapan sebagian kecil proses-proses bisnis inti dan berfokus pada pengembangan sistem-sistem pendokung proses bisnis itu. Secara taktis, manajer akan diharuskan untuk terlibat dalam unit-unit luar negeri untuk berpartisipasi dalam pengembangan dan operasi sistem-sistem tersebut, sambil secara hati-hati mempertahankan pengendalian menyeluruh.

 

Apakah isu-isu dan alternatif-alternatif teknis yang harus dipertimbangkan dalam pengembangan sistem informasi internasional?

Implementasi sistem informasi global menuntut strategi implementasi yang mempertimbangkan, baik desain bisnis maupun platform teknologi. Isu utama terkait perangkat keras dan telekomunikasi adalah integrasi sistem dan konektivitas. Pilihan integrasi adalah akan menggunakan proprietary architecture atau open systems technology. Jaringan global sangat sulit dibangun dan dioperasikan. Perusahaan bisa mengembangkan jaringan global sendiri atau membuat jaringan global berbasis Internet (intranet atau virtual private network). Isu utama terkait perangkat lunak terkait pengembangan antarmuka (interface) pada sistem-sistem yang ada serta memilih aplikasi yang mampu bekerja dengan framework budaya, bahasa, dan organisasi yang beraneka ragam.

No comments:

Post a Comment