Nilai realisasi neto: definisi menurut PSAK 14/IAS 2

daftar istilah akuntansi

Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Sumber: Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 14 Persediaan, paragraf 6 (PSAK 14.6).

Net realisable value is the estimated selling price in the ordinary course of business less the estimated costs of completion and the estimated costs necessary to make the sale.
Source: International Accounting Standard 2 Inventories, paragraph 6 (IAS 2.6).

Penjelasan tambahan. Nilai realisasi neto mengacu pada jumlah neto yang diharapkan entitas untuk direalisasi dari penjualan persediaan dalam kegiatan usaha biasa. Nilai realisasi neto berbeda dengan nilai wajar. Nilai wajar mencerminkan suatu harga dimana transaksi teratur untuk menjual persediaan yang sama di pasar utama (atau pasar yang paling menguntungkan) untuk persediaan tersebut akan terjadi antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Nilai realisasi neto adalah nilai spesifik entitas sedangkan nilai wajar tidak bergantung pada nilai spesifik entitas. Nilai realisasi neto untuk persediaan dapat tidak sama dengan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual.

PSAK 14 mengharuskan persediaan diukur pada mana yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.

Comments

Popular posts from this blog

Download PSAK terbaru | PDF | exposure draft

Contoh jurnal dan laporan keuangan perusahaan jasa

Kekuasaan atas pengelolaan keuangan negara menurut UU No. 17 Tahun 2003

Penyusunan dan penetapan APBN dan APBD menurut UU No. 17 Tahun 2003

Instrumen keuangan (financial instrument): definisi menurut SAK/IFRS

Neraca: laporan posisi keuangan

Nilai wajar (fair value): definisi menurut PSAK 68/IFRS 13

Persamaan dasar akuntansi dan laporan keuangan

Siklus akuntansi: tahap-tahap proses akuntansi

Akuntansi piutang usaha | piutang dagang